Depan : Berita : Fundraiser Perempuan Belum Manfaatkan Kesempatan

Fundraiser Perempuan Belum Manfaatkan Kesempatan

DEPOK, Banyak organisasi yang memiliki program pemberdayaan perempuan  masih ‘bingung’ mengambil peluang fundraising sehingga organisasi tersebut merasa  kurang mendapatkan dukungan publik.

Hal ini dikatakan Nor Hiqmah, Peneliti yang juga Manager Training PIRAC,  di ruang kerjanya Selasa (8/5/2012).

Menurut Hiqmah, hal ini perlu disikapi dengan jeli, karena banyak peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi organisasi yang memiliki program pemberdayaan perempuan itu.

Dilanjutkannya, hasil survei PIRAC 2007 menunjukkan tingkat kedermawanan kaum perempuan ternyata cukup tinggi yakni 99,7%, dengan rata-rata sumbangan mencapai Rp. 843.436/orang/tahun. Tak hanya individu perempuan, dukungan untuk program perempuan pun datang dari perusahaan lewat CSR-nya, donor internasional maupun pemerintah.

Hal ini menunjukkan program pemberdayaan perempuan sudah menjadi perhatian publik dan sektor swasta. Terlihat jelas ketika mengevalusi kegiatan fundraising untuk program pemberdayaan perempuan yang dilakukan organisasi perempuan dan yayasan sosial atau OPZ (Organisasi Pengelola Zakat).

“Fakta ini membuktikan, kegiatan pemberdayaan perempuan mendapatkan dukungan melalui sumbangan yang cukup siginifikan,” tegas Nor Hiqmah.

Dengan alasan itu pula PIRAC mengadakan Pelatihan Fundrasing untuk organisasi yang memiliki program pemberdayaan perempuan, 3-5 Mai 2012 lalu di Bogor. Pelatihan ini mengangkat tema : “Creating Winning Fundraising For Women Empowerment”.

Dilanjutkan Hiqmah, training ini menjadi sarana bagi lembaga maupun organisasi sosial (LSM, organisasi perempuan, yayasan, OPZ) yang memiliki perhatian pada program perempuan untuk menangkap peluang sumber pendanaan dan mobilisasi sumberdaya. Training ini mengantarkan organisasi memahami cara bekerja pengalangan sumberdaya secara kreatif dan inovatif.

“Kepada peserta instruktur dari PIRAC memberikan teori dan ruang praktek untuk mengimplementasikan strategi yang aplikatif,” tambahnya.

Training berjalan sukses dan diikuti 15 peserta utusan LSM, organisasi perempuan, yayasan, OPZ. Dan menurut rencana PIRAC akan meningkatkan pelatihan fundraising ini dengan menyasar perusahaan dan organisasi. Pelatihan ini akan membantu organisasi merencanakan sebuah strategi untuk fundraising dengan tema “Rencana Strategis Fundraising Training”, yang diadakan 29-31 Mei 2012 di The Village Bumi Kadamaian Ciawi-Bogor. – maifil

Lihat juga

Siaran Pers : Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Koperasi Selera

PRESS RELEASE Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Koperasi Selera PT Indofood berkomitmen memberikan kontribusi pada kesejahteraan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *