Depan : Buku : Berbagi untuk Negeri

Berbagi untuk Negeri

Buku ini merupakan rangkuman hasil survei di sebelas kota di Indonesia tentang pola dan potensi menyumbang masyarakat pada tahun 2000, 2004 dan 2007.

Dalam sejumlah survei PIRAC tercatat hamper sweluruh masyarakat Indonesia menyatakan pernah memberikan sumbangan dalam bentuk uang, barang atau tenaga. Besar kecilnya potensi sumbangan yang diberikan oleh masyarakat tentunya dipengaruhi oleh kondisi perekonomian dalam negeri Indonesia.

Kalau yang diukur adalah sumbangan kepada perorangan maka angka rata-ratanya lebih besar lagi. Pada tahun 2000 rata-rata sumbangan kepada perorangan mencapai Rp. 386.800 (sumbangan uang saja), sedangkan pada tahun 2004 angka inin melonjak lebih dari dua kali lipatnya, mencapai Rp. 884.983 (sumbangan beruoa uang dan barang).

Yang menarik untuk diketahui adalah bahwa masa-masa susah justru membawa berkah, yang tampak dari jumah sumbangan yang umumnya bertambah besar. Jadi, terjadinya bencana atau keadaan krisis mendorong mereka yang berpunya untuk memberi lebih kepada warga yang kekurangan.

Masyarakat Indonesia, di tengah berbagai kesulitan, masih bergairah menyumbang dan bersedekah. Kalau sepuluh tahun lalu 98% responden mengaku pernah menyumbang, saat ini hamper semua responden (99,6%) mengaku pernah menyumbang. Dibandingkan dengan hasil survei 2004, jumlah rata-rata sumbangan masyarakat untuk individu mengalami kenaikan dari Rp. 884.985/orang/tahun menjadi Rp. 926.750/orang/tahun. Kenaikan juga terjadi pada sumbangan non-keagamaan yang meningkat dari Rp. 301.515/orang/tahun menjadi Rp. 325.775/orang/tahun. Meskipun, sebaliknya, jumlah sumbangan keagamaan mengalami sedikit penurunan dari Rp. 483.241/orang/tahun menjadi Rp. 334.850/orang/tahun.

Perkembangan lain yang menarik, dan menggembirakan adalah meningkatnya jumlah masayarakat yang menyisihkan dana social serta besaran dana yang disisihkan. Hasil survei menunjukkan kalau pada tahun 2000 hanya 16,6% responden yang menyisihkan uang untuk keperluan menyumbang, dan pada 2004 tidak mengalami perubahan sebesar 16,3%, pada 2007 meningkat signifikan yaitu mencapai 43,7%. Walaupun dilihat dari besarnya uang yang disisihkan sedikit mengalami penuruna yakni dari sebesar Rp. 787.671 pada tahun 2004 menjadi Rp. 767.272 pada tahun 2007.

Lihat juga

Kebijakan Insentif Perpajakan Untuk Organisasi Nirlaba

Kebijakan Insentif Perpajakan untuk Organisasi Nirlaba – Pengalaman Mancanegara Salah satu faktor pendorong berkembangnya sektor …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *