Depan : Buku : Sumbangan Tsunami – Tsunami Sumbangan

Sumbangan Tsunami – Tsunami Sumbangan

Efektivitas Media untuk Mobilisasi dan Pendayagunaan Sumbangan Sosial, Studi Kasus Bencana Tsunami

Gelombang besar tsunami meluluhlantakkan sebagian besar wilayah Aceh dan Nias, Sumatera Utara. Dalam hitungan menit, perkotaan dan pedesaan di beberapa daerah di Aceh yang dilanda tsunami terhapus dari peta. Akibat hampasan gelombang tsunami, diperkirakan lebih dari 112.000 orang meninggal, 128.000 orang hilang, dan sekitar 412.000 orang menjadi pengungsi. Sementara kerugian material akibat rusaknya berbagai bangunan fisik diperkirakan mencapai Rp 42,7 triliun atau US$ 4,5 miliar.

Besarnya jumlah korban dan masifnya kerusakan akibat tsunami telah mengundang keprihatinan dan kepedulian banyak pihak. Tak lama setelah berita bencana tersiar , berbagai kelompok masyarakat mulai dari pengusaha, tokoh keagamaan, ibu-ibu rumah tangga sampai anak-anak sekolah, secara spontan bergerak mengumpulkan bantuan. Seruan untuk berderma secara resmi juga disuarakan oleh para pemimpin nasional dan daerah, pimpinan parpol dan ormas, baik secara sukarela maupun lewat instruksi resmi pemotongan gaji.

Dalam kegiatan kedermawanan tersebut, media menjadi ujung tombaknya dengan menayangkan dan memberitakan berita dan gambar-gambar tragis dan memilukan yang membuka hati masyarakat, bukan hanya dari berbagai pelosok Indonesia tapi juga seluruh penjuru dunia, untuk peduli dan berbagi dengan korban tsunami. Media juga terlib at aktif dalam pengumpulan dan penyaluran sumbangan dengan membuka rubrik ‘dompet’, ‘pundi’, ‘amal’ atau ‘peduli’ di medianya masing-masing. Pemantauan dan media mapping yang dilakukan PIRAC menunjukkan pada saat tsunami terdapat lebih dari 154 media yang melakukan penggalangan dan pendistribusian sumbangan. Sementara jumlah dana yang berhasil dikumpulkanoleh media untuk korban tsunami adalah Rp 367 miliar.

Buku ini merupakan hasil penelitian mengenai peran filantropi media, khusunya dalam membantu menangani korban bencana tsunami di Aceh dan Sumut. Penelitian ini menjadi bagian dari rangkaian konferensi dua tahunan APPC (Asia Pacific Philanthropy Concortium) yang diadakan di Phuket, Thailand, akhir Nopember 2005, dengan tema Philanthropy in Disaster: Tsunami and After.

Buku ini diharapkan juga dapat menjadi masukan/acuan bagi pengembangan kosep tanggung jawab sosial perusahaan media agar kualitas tayangan televisi dan program-program pengembangan masyarakat yang dilakukan perusahaan menjadi lebih baik.

Lihat juga

Menilai Tanggung Jawab Sosial Televisi

Menilai Tanggung Jawab Sosial Televisi

Buku ini merupakan hasil penelitian yang berusaha mendeskripsikan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan yang dilakukan …