Dalam menjalankan misinya, PIRAC membentuk PIRAMEDIA yang menerbitkan buku-buku tentang sektor nirlaba, LSM, dan penggalangan dana. Kami juga menerbitkan Galang, media komunikasi dan curah pendapat seputar masalah kedermawanan sosial dan penggalangan serta pemanfaatan dana-dana sosial di Indonesia, sejak Januari 2001.
Patterns and potentials of giving “survey in eleven cities in Indonesia”
Hamid Abidin and Kurniawati
85 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 17.500,-
In Indonesia public resources is one of the resources which has not yet been fully utilized. The potentials are very great as there is tradition to give strongly held by the people. Several institutions, such as Yayasan Dompet Dhuafa Republika, dana sosial Al-falah, pos keadilan peduli umma etc. Have proven than individual donors are able to suport them financialy so that they can run the institutions well.
Pola dan Potensi Menyumbang Masyarakat “Hasil Survei di Sebelas Kota di Indonesia ”
Hamid Abidin dan Kurniawati
99 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 15.000,-
Donatur individual merupakan salah satu bagian dari sumber dana yang belum banyak digali di Indonesia. Padahal, potensi sumber dana ini cukup besar karena tradisi menyumbang yang cukup kuat berakar di masyarakat. Beberapa lembaga, seperti Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Dana Sosial Al-Falah, Pos Keadilan Peduli Ummat, dll. telah membuktikan bahwa dukungan dari donatur individual ini mampu menopang pendanaan dan keberlanjutan lembaganya.
Potensi dan pola derma untuk pemberdayaan perempuan, serta strategi penggalangannya
Hamid Abidin, Ninik Annisa dan Kurniawati
165 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 15.000,-
Kegiatan Filantropi (kedermawanan sosial) dan mobilisasi sumber daya di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir berkembang dengan pesat.Perkembangan ini ditandai dengan munculnya kegiatan-kegiatan derma dan penggalangan dana secara sporadis yang dilakukan oleh LSM, lembaga ZIS (Zakat Infak Sedekah), media massa, perusahaan, organisasi sosial lainnya maupun pada tataran individu (seperti tokoh masyarakat, selebritis, dll). Namun, sebagian kegiatan filantropi tersebut masih dilakukan dengan pendekatan tradisional, kurang terorganisir, dan terfokus pada program-program yang berorientasi jangka pendek, seperti kedaruratan (emergence) dan penyantunan (direct giving). Sementara itu, pengelolaan dan pendayagunaan dana sosial, khususnya dana lokal, juga belum memberikan perhatiannya pada isu-isu strategis, seperti yang menyangkut persoalan spesifik seperti ketidaksetaraan jender, keterbatasan akses bagi perempuan (di semua bidang), dan persoalan umum lainnya yang strategis dan sustainable sehingga masyarakat yang adil dan sejahtera dapat tercapai.
Kathleen D. McCarthy
275 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 30.000,-
Sebagian besar organisasi massa yang melibatkan perempuan seringkali merupakan organisasi yang berbasis kerelawanan para penggiat/aktivis, maupun anggotanya. Di samping pelibatan diri mereka dalam perjuangan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan keadilan dan kesejahteraan masyarakat, mereka pun kadang kala harus merelakan uang atau harta benda lainnya. Dalam konteks inilah filantropi perempuan menjalankan perannya di masyarakat. Kajian yang ada dalam buku ini –yang diterjemahkan dari buku aslinya yang berjudul: Women, Philanthropy and Civil Society– merupakan ilustrasi umum perkembangan dari filantropi perempuan di belahan dunia. Diskursus melalui buku ini dirasa sangat penting untuk memberikan horison yang lebih global bagi perkembangan filantropi perempuan di tanah air.
Buku ini, dalam edisi aslinya, terdiri dari sebelas bab. Namun begitu, dalam edisi terjemahannya ini, kami memilih bab-bab tertentu saja yang diterjemahkan. Hal ini kami sesuaikan dengan pertimbangan bahwa artikel-artikel yang kami pilih adalah yang lebih mendekati dengan konteks kultur masyarakat Indonesia yang mayoritasnya adalah Muslim, dan termasuk negara berkembang. Di samping itu juga artikel-artikel tersebut adalah yang lebih mendekati pada periode kekinian.
Potret enam pelaku filantropi
Zaenal Abidin EP, S.Fil
195 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 20.000,-
Buku dengan judul Para Perempuan Dermawan : Potret Enam Pelaku Filantropi ini merupakan hasil penelitian yang menjadi salah satu pemenang Philanthropy Research Awards (PRA) 3. PRA adalah sebuah program pemberian dana hibah penelitian kompetitif bagi peneliti muda yang melakukan penelitian mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan perkembangan filantropi di Indonesia. Buku ini berusaha mendeskripsikan mengenai profil enam perempuan dermawan dan peran-peran sosial filantropinya berdasarkan pengalaman hidup mereka di masyarakat. Hampir seluruh profil yang diangkat dalam buku ini adalah warga masyarakat perkotaan, dengan tanpa bermaksud peyoratif, yang sedikit banyak memberikan titik cerah bahwa masih ada perempuan-perempuan yang peduli dengan kondisi di sekitarnya. Kehidupan yang keras di Jakarta justru membuat perempuan lebih tough dan mandiri, tapi tidak melupakan sisi welas asih perempuan dan tanggungjawab sosialnya untuk memikirkan nasib orang lain, bahkan generasi berikutnya.
Potentials and reality in Indonesia
Hamid Abidin and Kurniawati
142 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 27.000,-
The survey to understand the community’s pattern and potentials in paying Zakat is a program to up-date the data collected in the 2004 survey. Using face-to-face interview, it could collect information from 2000 respondents. This book seeks to explore information on the awareness of Muslim community as Muzakki (one who is eligible and obliged to pay Zakat), Muzakki’s awareness about Zakat and the average amount of Zakat paid by Muzakki every year. This book also provides information about the prediction of Zakat which may be collected.
It is presented to the community to illustrate the institutions usually trusted by the community to distribute Zakat. In addition, it tries to explore which Asnaf (recipient group) among 8 Asnafs that is most eligible to receive Zakat and should be prioritized. It is expected that this survey will provide useful data for the reference to improve the utilization of Zakat funds. Therefore, information on the community’s perception concerning their support in utilizing Zakat funds for long-term programs, such as: women empowerment, Law and Human Right enforcement, marginalized society and labor protection and nature conservation was all gathered.
Potensi dan realita zakat masyarakat di Indonesia
Hamid Abidin dan Kurniawati
142 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 25.000,-
Survei tentang pola dan potensi Masyarakat dalam berzakat ini merupakan up date data, di mana dengan tema yang sama kegiatan ini pernah dilakukan pada tahun 2004. Dari responden sebanyak 2000 yang terjaring melalui metode face to face interview, buku ini juga mencoba menggali informasi tentang tingkat kesadaran masyarakat muslim sebagai muzakki, tingkat kesadaran muzakki dalam berzakat, jumlah rata-rata zakat yang diberikan oleh muzakki setiap tahunnya. Dengan munculnya informasi tentang tingkat kesadaran masyarakat dalam berzakat dan jumlah rata-rata zakat yang dikeluarkan, buku ini juga memberikan informasi mengenai prediksi potensi dana zakat yang bisa digalang di Indonesia. Buku yang kami hadirkan ketengah-tengah anda juga mencoba memberikan gambaran mengenai lembaga mana yang dipercaya oleh masyarakat untuk menyalurkan zakatnya. Selain itu, survei ini juga mencoba melihat kelompok mana dari delapan asnaf yang menurut masyarakat di sepuluh kota perlu mendapatkan prioritas menerima dana zakat.
Problematika pengelolaan dan penggunaan wakaf di Indonesia
Risalwan H. Lubis, M.Si
154 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 15.000,-
Buku ini akan memberikan gambaran mengenai praktek pengelolaan wakaf yang secara riil terjadi di masyarakat. Kajian semacam ini penting dilakukan mengingat wacana seputar wakaf selama ini lebih didominasi oleh wacana seputar hukum atau syar’i, sementara praktek-praktek pengelolaan yang terjadi di lapangan belum banyak dieksplorasi. Kajian seputar pengelolaan wakaf ini akan memberikan gambaran mengenai kesenjangan antara ajaran syariah yang berkaitan dengan wakaf dengan praktek yang terjadi di lapangan. Buku ini disusun berdasarkan studi kasus yang dilakukan tim penelitian PIRAC di beberapa ormas dan yayasan yang mengelola wakaf. Kasus-kasus yang dipilih mencakup dua organisasi massa (Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama) dan lima badan dan/atau yayasan social pengelola wakaf (Baitul Mal Muamalat, Jakarta; Baitul Mal Hidayatullah (BMH), Surabaya; Yayasan Perguruan Thawalib, Padang Panjang; Yayasan Islam Bima, Bima; dan Yayasan Majelis Pengajian Islam Surakarta, Surakarta). Hasil penulisan tersebut juga dilengkapi dengan satu contoh pengelolaan wakaf di Turki pada zaman keemasan Islam. Contoh ini diharapkan bisa menjadi salah satu rujukan dan perbandingan bagi para pengelola wakaf di Indonesia.
Dinamika pengelolaan potensi kedermawanan sosial
Risalwan H. Lubis, M.Si
149 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 15.000,-
Kasus Indonesia
Zaim Saidi , Dede Rusdiana dan Mark Sidel
123 halaman, (14 x 20)cm2, Rp 15.000,-
